Ranking Market Share Smart TV di Indonesia 2026: LG, Samsung, Sharp hingga Polytron
Simak ranking Smart TV di Indonesia 2026 berdasarkan Top Brand Index. LG, Samsung, Sharp, Polytron dan Panasonic bersaing di pasar TV Indonesia.
Market Share Smart TV Indonesia 2026: Ranking Merek Teratas
# Ranking Market Share Smart TV di Indonesia 2026: LG, Samsung, Sharp hingga Polytron
**Meta Title:** Market Share Smart TV Indonesia 2026: Ranking Merek Teratas
**Meta Description:** Simak ranking Smart TV di Indonesia 2026 berdasarkan Top Brand Index. LG, Samsung, Sharp, Polytron dan Panasonic bersaing di pasar TV Indonesia.
**Slug:** `market-share-smart-tv-indonesia-2026`
Smart TV kini telah menjadi salah satu perangkat hiburan utama di rumah. Bukan hanya untuk menonton siaran televisi, Smart TV juga digunakan untuk menikmati YouTube, Netflix, Disney+, streaming olahraga hingga terhubung dengan berbagai perangkat smart home.
Persaingan merek Smart TV di Indonesia pun semakin menarik. Nama-nama besar seperti **LG, Samsung, Sharp, Polytron dan Panasonic** masih memiliki posisi kuat di benak konsumen Indonesia, sementara merek global seperti TCL, Hisense dan Xiaomi terus meningkatkan persaingan melalui produk dengan layar besar dan harga yang semakin kompetitif.
Lantas, **merek Smart TV apa yang berada di posisi teratas di Indonesia pada 2026?**
## Ranking Smart TV Indonesia 2026
Berdasarkan **Top Brand Index (TBI) Fase 1 2026** untuk kategori Smart TV, posisi lima besar adalah:
| Ranking | Merek Smart TV | Top Brand Index 2026 |
| ------- | -------------- | -------------------: |
| **1** | **LG** | **19,0%** |
| **2** | **Samsung** | **18,2%** |
| **3** | **Sharp** | **12,7%** |
| **4** | **Polytron** | **8,3%** |
| **5** | **Panasonic** | **7,2%** |
Sumber: Top Brand Award / Frontier Research, 2026.
Hasil tersebut memperlihatkan persaingan yang sangat ketat antara **LG dan Samsung**. Selisih keduanya hanya **0,8 poin persentase** pada Top Brand Index 2026.
Namun ada catatan penting: **Top Brand Index bukan angka sales market share atau shipment market share secara langsung.**
Top Brand Index dihitung berdasarkan kombinasi tiga indikator utama, yaitu **Top of Mind, Last Usage dan Future Intention**. Dengan kata lain, indeks ini menggambarkan kekuatan merek berdasarkan tingkat pengenalan, penggunaan dan kemungkinan konsumen memilih kembali sebuah merek. Survei dilakukan Frontier Research di 15 kota besar Indonesia.
Karena data penjualan unit Smart TV per merek di Indonesia secara lengkap biasanya terdapat dalam laporan riset industri berbayar, TBI menjadi salah satu indikator publik yang cukup berguna untuk melihat **posisi kompetitif merek Smart TV di Indonesia**.
## 1. LG – Posisi Teratas Smart TV Indonesia 2026
LG menempati posisi pertama dalam Top Brand Index Smart TV Indonesia 2026 dengan skor:
### **19,0%**
Posisi LG menarik karena menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Top Brand Index LG:
* 2022: **14,3%**
* 2023: **17,3%**
* 2024: **16,5%**
* 2025: **18,0%**
* 2026: **19,0%**
Dalam empat tahun, indeks LG meningkat sekitar **4,7 poin persentase**.
Salah satu kekuatan LG berada pada ekosistem Smart TV **webOS**, pilihan TV dari kelas mainstream hingga premium, serta teknologi display seperti **OLED**.
Di tingkat global, posisi LG di OLED bahkan sangat kuat. Berdasarkan data Omdia, LG menguasai lebih dari **52,4% shipment TV OLED dunia sepanjang 2024**, dengan sekitar 3,18 juta unit OLED TV dikirim pada tahun tersebut.
Artinya, kekuatan LG bukan hanya berasal dari brand recognition, tetapi juga positioning yang sangat kuat di segmen televisi premium.
## 2. Samsung – Hanya Terpaut Tipis dari LG
Samsung berada di posisi kedua dengan:
### **18,2%**
Selisih Samsung dengan LG hanya sekitar **0,8 poin** sehingga persaingan keduanya praktis sangat ketat.
Tren Samsung menarik untuk diperhatikan:
| Tahun | TBI Samsung |
| -------- | ----------: |
| 2022 | 25,2% |
| 2023 | 22,3% |
| 2024 | 19,9% |
| 2025 | 17,8% |
| **2026** | **18,2%** |
Setelah mengalami penurunan beberapa tahun, Samsung mulai menunjukkan sedikit pemulihan pada 2026.
Samsung mempunyai kekuatan besar melalui teknologi **QLED, Neo QLED, OLED**, Smart TV berbasis **Tizen**, serta pilihan ukuran layar yang sangat luas.
Dan jika perspektifnya diperluas ke pasar dunia, Samsung masih menjadi pemain yang sangat dominan.
Menurut **Omdia**, Samsung mempertahankan posisi sebagai merek TV nomor satu dunia selama **20 tahun berturut-turut** dan menguasai sekitar **29,1% pasar TV global berdasarkan revenue pada 2025**.
Jadi posisi LG di atas Samsung pada TBI Indonesia 2026 **tidak berarti LG otomatis memiliki penjualan unit lebih besar daripada Samsung di Indonesia**. Kedua metrik tersebut mengukur hal yang berbeda.
## 3. Sharp – Kembali Menguat
Sharp berada di posisi ketiga dengan:
### **12,7%**
Performa ini merupakan peningkatan cukup besar dari **10,0% pada 2025**.
Perjalanannya:
2022: 14,8%
2023: 10,4%
2024: 11,3%
2025: 10,0%
**2026: 12,7%**
Sharp masih memiliki salah satu keuntungan terbesar di Indonesia: **brand familiarity yang telah terbentuk selama bertahun-tahun**.
Banyak keluarga Indonesia telah mengenal Sharp melalui berbagai kategori elektronik rumah tangga. Kepercayaan tersebut kemudian ikut memperkuat posisi Sharp di kategori televisi.
Kenaikan dari 10% menjadi 12,7% dalam setahun menunjukkan bahwa Sharp masih sangat relevan di tengah semakin banyaknya pemain baru.
## 4. Polytron – Brand Lokal yang Tetap Kompetitif
Posisi keempat ditempati **Polytron** dengan:
### **8,3%**
Angka tersebut terlihat sederhana dibanding LG atau Samsung, tetapi pertumbuhannya menarik.
Pada 2025, TBI Polytron hanya **5,7%**.
Tahun 2026 naik menjadi:
### **8,3%**
atau bertambah sekitar **2,6 poin persentase**.
Polytron mempunyai karakter berbeda dibanding para pesaingnya karena merupakan **brand elektronik asal Indonesia**.
Kekuatan Polytron terutama berada pada kombinasi harga kompetitif, jaringan distribusi luas, familiarity konsumen dan layanan purna jual.
Untuk konsumen yang mencari Smart TV dengan pertimbangan **value for money**, brand lokal seperti Polytron masih mempunyai posisi yang sulit diabaikan.
## 5. Panasonic – Mulai Menunjukkan Pemulihan
Panasonic berada pada posisi kelima dengan:
### **7,2%**
Perjalanan Panasonic cukup menarik karena sempat mengalami penurunan besar:
2022: **13,4%**
2023: **9,3%**
2024: **5,1%**
2025: **6,3%**
2026: **7,2%**
Setelah mencapai titik rendah pada 2024, indeks Panasonic perlahan kembali meningkat.
Nama Panasonic sendiri masih mempunyai brand equity yang kuat di Indonesia, terutama sebagai produsen elektronik yang telah dikenal selama puluhan tahun.
## Bagaimana dengan TCL, Hisense dan Xiaomi?
Di sinilah peta pasar menjadi semakin menarik.
TCL, Hisense dan Xiaomi tidak muncul dalam lima besar data publik TBI Smart TV Indonesia 2026 tersebut.
Namun hal itu **bukan berarti merek-merek tersebut mempunyai penjualan yang kecil**.
Secara global, ketiganya justru berkembang sangat cepat.
Data Counterpoint Research untuk **Q1 2026** menunjukkan ranking shipment TV dunia:
| Merek | Global TV Shipment Share Q1 2026 |
| ------- | -------------------------------: |
| Samsung | **17%** |
| TCL | **14%** |
| Hisense | **13%** |
| LG | **9%** |
| Lainnya | 48% |
TCL bahkan menjadi salah satu penantang terbesar Samsung. Dalam data Omdia untuk 2024, TCL mencatat sekitar **29 juta unit shipment TV global** dengan pangsa sekitar **13,9%**, menempatkannya di jajaran dua besar dunia berdasarkan shipment.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pasar TV sedang berubah.
Brand asal China semakin agresif menawarkan:
* layar berukuran lebih besar;
* Mini LED;
* Google TV;
* spesifikasi tinggi;
* harga kompetitif.
Karena itu, komposisi pasar Smart TV Indonesia beberapa tahun ke depan berpotensi berubah cukup cepat.
## LG vs Samsung: Siapa Sebenarnya Nomor 1?
Jawabannya tergantung **apa yang sedang diukur**.
Untuk **Top Brand Index Smart TV Indonesia 2026**, posisi pertama adalah:
### **LG – 19,0%**
diikuti:
### **Samsung – 18,2%**
Tetapi untuk **pasar TV global berdasarkan revenue 2025**, Samsung masih nomor satu dengan sekitar **29,1% market share menurut Omdia**.
Sementara dalam **TV OLED global**, LG merupakan pemimpin dengan lebih dari setengah shipment OLED dunia pada 2024.
Karena itu, tidak ada satu angka market share yang bisa digunakan untuk menjawab semua pertanyaan tentang pasar TV.
Ukuran yang dipakai bisa berupa:
**unit shipment**, **nilai penjualan/revenue**, **segmen teknologi seperti OLED**, atau **brand index konsumen**.
## Tren Pasar Smart TV Indonesia Semakin Kompetitif
Pasar Smart TV Indonesia juga masih mempunyai potensi pertumbuhan yang besar.
Grand View Research memperkirakan nilai pasar Smart TV Indonesia mencapai sekitar **US$2,28 miliar pada 2024**, dengan proyeksi pertumbuhan rata-rata sekitar **19,6% per tahun selama 2025–2030**.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh perubahan cara masyarakat menikmati hiburan.
TV kini bukan lagi hanya perangkat untuk menonton saluran televisi.
Konsumen semakin mempertimbangkan:
* kualitas panel dan resolusi;
* ukuran layar;
* Netflix, YouTube dan aplikasi streaming;
* sistem operasi seperti Google TV, Tizen dan webOS;
* gaming;
* refresh rate;
* konektivitas dengan smartphone;
* fitur AI;
* garansi dan layanan purna jual;
* serta harga.
Akibatnya, brand dengan reputasi besar belum tentu otomatis memenangkan setiap segmen.
## Kesimpulan: Persaingan Smart TV Indonesia Semakin Ketat
Berdasarkan **Top Brand Index 2026**, LG sementara berada di posisi pertama kategori Smart TV Indonesia dengan **19,0%**, sangat tipis di atas Samsung dengan **18,2%**.
Sharp berada di posisi ketiga dengan **12,7%**, disusul Polytron **8,3%** dan Panasonic **7,2%**.
Namun konsumen sebaiknya tidak memilih Smart TV hanya berdasarkan ranking merek.
Pertimbangkan pula **ukuran layar, teknologi panel, sistem operasi, kebutuhan streaming, gaming, konsumsi daya, garansi, layanan purna jual dan tentunya anggaran**.
Setiap brand mempunyai kekuatan yang berbeda dan pilihan terbaik akan tergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.
**Sedang mencari Smart TV untuk rumah Anda?**
Temukan berbagai pilihan Smart TV original dan bergaransi resmi dari **Samsung, LG, Sharp, Polytron, Panasonic dan berbagai brand terpercaya lainnya di Setia Mandiri Elektronik**. Bandingkan spesifikasi dan pilih TV yang paling sesuai dengan kebutuhan serta budget Anda.
### Sumber Data
Data Indonesia dalam artikel ini mengacu terutama pada **Top Brand Award / Frontier Research 2026**, yang melakukan survei di 15 kota besar Indonesia menggunakan parameter Top of Mind, Last Usage dan Future Intention.
Data industri global digunakan sebagai pembanding dari **Counterpoint Research** dan **Omdia**, termasuk data shipment TV global dan posisi produsen TV terbesar dunia.
**Catatan:** Persentase Top Brand Index tidak sama dengan persentase unit Smart TV yang terjual. Data sales/shipment market share Indonesia secara rinci dari lembaga riset industri umumnya tidak tersedia secara terbuka.

22 August 2026
What PK Really Means on an Air Conditioner Label
PK is a size class, not a measure of cooling. What the label really tells you, and why an oversized unit leaves a room cool but damp.

22 August 2026
Samsung TV & Home Appliances | Setia Mandiri Elektronik
Temukan Samsung TV dan Home Appliances di Setia Mandiri Elektronik. Pilihan teknologi modern untuk hiburan dan kebutuhan rumah yang lebih nyaman.

22 August 2026
Shopee PayLater: Manfaat, Bahaya & Tips Menggunakannya
Apa manfaat dan bahaya Shopee PayLater? Kenali risiko cicilan, utang menumpuk, serta tips menggunakan SPayLater secara aman dan bijak.